Laman

Sabtu, 07 Maret 2015

Membangun dan mempertahankan Jatidiri Bangsa

Motivasi Kami, jangan biarkan Kami Mengambang
Pentingkah membangun jatidiri bangsa, dan bagaimana agar dapat mempertahankannya ?
Mungkin ini hanyalah keprihatinan dan rasa khawatir yang berlebihan yang admin rasakan, betapa trenyuhnya ketika kita melihat anak- anak usia sekolah yang bahkan dengan atribut sekolah yang masih melekat pada dirinya terjerat masalah- masalah sosial. Penodongan, pencurian, pemerkosaan, mabuk- mabukan dan menjadi pemakai obat- obat psikotropika serta bentuk- bentuk penyimpangan sosial lainnya. Yang tidak jarang pelakunya adalah anak- anak usia sekolah, yang nota bene mengatasnamakan kurangnya perhatian, broken home atau apalah sebutannya yang sangat memprihatinkan dewasa ini. Atau jangan- jangan ramalan pujangga kenamaan dari jaman kejayaan kerajaan Kediri ( Ronggo Warsito/ Joyo Boyo ) itu benar adanya. Kita sudah masuk di " Zaman Edan ", dimana digambarkan sebagai masa dimana manusia sudah tidak lagi dapat membedakan antara kebaikan dan keburukan, kebajikan dan kebatilan, kejujuran dan kebohongan, dsb...dsb...

" Besok bakal tumeka titiwancine kalamangsa kang diarani zaman edan, mijil kahanan kabeh manungsa pada edan, yen ora edan ora keduman, ning sak bisa- bisane ojo melu- melu edan. Bejo bejane wong kang eling lan waspada".
Besok akan datang masa dimana manusia menjadi gila (harta, tahta dan wanita), dan jika tidak gila tidak akan kebagian. Beruntunglah orang yang ingat (sadar) pada Tuhan yang maha Kuasa, serta senantiasa waspada akan segala sesuatu.

Terus apa hubungannya dengan Jatidiri bangsa ?


0 komentar:

Posting Komentar