Shalat itu wajib hukumnya bagi
muslimin dan muslimat, akan tetapi kita harus ingat bahwa shalat kita
harus merupakan ibadah kita kepada Allah SWT. Karena shalatlah yang
pertama- tama akan dipertanggungjawabkan dihadapan Allah kelak di yaumil
akhiroh.
Pertanyaannya sekarang, apa sudah benarkah shalat kita....?
Allahu a'lam bi shawab....!
Sangat mungkin...!
Truss...bagaimana
bila kita lupa kepada Allah ketika kita sedang menjalankan ibadah
shalat, apa itu juga berarti bahwa shalat kita tidak syah...atau tidak
diterima oleh Allah SWT ?
Mungkin shalat kita tetap syah jika syarat dan rukunya kita kerjakan
dengan sebaik- baiknya sesuai dengan akidah/ tuntunan syari'at agama
Islam. Akan tetapi berkenan atau tidaknya Allah menerima shalat kita
sangat ditentukan oleh "Niat".
Inna shalati wa nusuqi wa mahyaaya wama maati lillahi robbil alamin
( shaltku, ibadahku, hidup dan matiku hanya kepada-Mu (Allah)
kupersembahkan ). Inilah sumpah kita...inilah niat kita dalam
melaksanakan shalat. Hanya semata- mata ibadah kepada Allah. Titik...!!!
Mari
dalam mengerjakan shalat, kita tata niat kita semurni- murninya
melaksanakan perintah Allah (Lillah). Jangan sampai Lil...yang
lain....?!
Baca Juga :
>>Syarat & Rukun Shalat
>> Bacaan sujud ke 2
>> Kesedihan itu nikmat
>> HOME
Baca Juga :
>>Syarat & Rukun Shalat
>> Bacaan sujud ke 2
>> Kesedihan itu nikmat
>> HOME







0 komentar:
Posting Komentar